Archive for January, 2010

21
Jan
10

kampanye menjelajah chinatown, new york

Setelah peristiwa 11 September 2001 yang mampu menghancurkan perekonomian Amerika, praktis berdampak besar bagi perekenomian di Chinatown, New York. Untuk membangun kembali bisnis di Chinatown, Yayasan 11 September dan Lower Manhattan Development Corporation (LMDC) mendanai program peremajaan kembali Chinatown selama 2 tahun lamanya.

Berbagai kegiatan kampanye pengembangan brand Chinatown dari mulai pembuatan peta, brosur, website, perpustakaan serta pusat informasi yang berguna bagi pengunjung. Media dibuat sangat agresif membuat berbagai pemberitaan tentang Chinatown untuk memulihkan citra yang baik sebagai tujuan wisata menarik Kota New York. Chinatown tertera jelas di peta Kota New York  dan menjadi tujuan wisata ‘wajib’ kunjung bagi warga Amerika Serikat yang datang melancong.

Sebelum peristiwa 9/11, New York adalah kota yang paling populer di Amerika Serikat, kota paling hidup dan memiliki spot-spot menarik dari  wisata belanja, kuliner dan rekreasi. LMDC merasakan sejak peristiwa yang menghancurkan Kota New York itu, banyak usaha gulung tikar karena banyak pelancong masih terkenang peristiwa 9/11. Berbagai liputan media dari liputan kuliner hingga berbagai acara turun drastis. Seluruh masyarakat merasakan dampak buruk yang diakibatkan oleh peristiwa yang menewaskan ribuan masyarakat tak bersalah.

Untuk menanggapi kemerosotan ekonomi ini, pada bulan Yayasan September 11 dan Lower Manhattan Development Corporation turun tangan mendanai dua tahun kampanye pemasaran ulang Chinatown untuk merangsang pertumbuhan bisnis dan pengunjung ke Chinatown dengan mempromosikannya sebagai kawasan penting untuk rekreasi, hiburan, perjalanan dan pariwisata. Peristiwa 9/11 ditambah tidak ada kampanye seperti yang pernah dikembangkan khusus untuk Chinatown sebelumnya,
membuat bisnis di Kota New York mati suri.

Kampanye PR pun dilakukan gencar untuk memulihkan pertumbuhan bisnis di Kota New York dengan berbagai peliputan media lokal dan nasional dan mendapat kembali kepercayaan masyarakat yang mengunjungi Kota New Yok agar melancong kembali ke Chinatown.

Terlebih dahulu dilakukan sebuah riset untuk membantu mengidentifikasi masalah.  Dua organisasi  pariwisata Kota New York yaitu I Love New York dan NYC & Company diajak berdiskusi dan ditemukan kenyataan bahwa tidak ada acara atau atraktis menarik dilakukan di Kota New York akhir-akhir ini. LMDC bertemu dengan Asian American Association (AAA) untuk melakukan penelitian tentang masyarakat Asia namun survei menghasilkan temuan bahwa masalah terbesar yang dihadapi AAA adalah masalah infrastruktur bukan pariwisatanya. Risetpun kembali digelar langsung kepada target audiencenya dan diperoleh fakta bahwa pekerjaan rumah terbesar adalah memulihkan kepercayaan masyarakat Amerika kepada bangsa Asia. Berbagai informasi tentang Asia terutama dengan kultur masyarakat Asia khususnya bangsa Cina diberitakan. Sebuah komite dewan penasihat dan pimpinan lokal dibentuk untuk mendorong lajunya pemulihan dan mendorong partisipasi masyarakat, serta memberikan wawasan tentang tradisi di Chinatown.

Tujuan dari Kampanye ni adalah menjadikan Chinatown sebagai tujuan wisata bukan sekedar tertera di peta, memulihkan pendapatan Kota New York sekaligus bisnis di wilayah Chinatown, meningkatkan awareness pada attraksi di daerah Pecinan tersebut, mengembalikan kepercayaan masyarakat untuk mengunjungi Manhattan New York, mendapatkan dukungan dan kepercayaan dari komunitas bisnis Cina untuk bekerja sama serta berkolaborasi, membuat dampak besar dalam upaya mempertahankan citra pariwisata.

Setelah semua teridentifikasi dengan baik kampanye mulai dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan dari masyarakat Amerika serta turis asing untuk mengunjungi Chinatown. Melalui berbagai media lokal, nasional dan Internasional dengan sasarannya masyakart umum dan dunia bisnis. Untuk menciptakan kampanye tetap berkesinambungan, dilibatkan perusahaan perjalanan wisata untuk memasukan agenda kunjungan ke Chinatown dalam agenda wisata mereka. Berbagai perusahaan dilibatkan dalam berbagai kegiatan sebagai sponsor acara sehingga kampanye menjadi terus berkelanjutan.

Peluncuran kampaye dimulai dengan kegiatan press conference dengan pesan kunci bahwa Chinatown adalah tujuan wisata yang layak dan aman. Media kita yang dibagikan pada awak media berupa kampanye logo Chinatown, press kit, berbagai foto sudut keindahan Chinatown, brosur tujuan wisata berikut peta wilayah. Pada kesempatan itu diluncurkan situs Explore Chinatown (www.explorehinatown.com) sebagai pusat informasi kegiatan yang diselenggarakan di Chinatown. Bekerja sama dengan Metropolitan Transit Authority (MTA) dilakukan dalam rangka HUT MTA yang ke-100 dengan meletakan spanduk Chinatown di kereta bawah tanah serta pertunjukan barongsay di Grand Central dan kereta bawah tanah pada saat perayaan. Information Center Chinatown diresmikan di bulan Desember 2005 dan paling banyak dikunjungi di NYC selama 2 bulan terakhir. Perayaan Tahun Baru Imlek di Chinatown dikomunikasikan secara intensif selama 5 bulan. Berbagai pemberitaan dilakukan dengan mengambil beberapa sudut cerita, dari mulai dekorasi warna-warna Imlek yang didominasi warna merah hingga cerita tradisi China tentang tradisi angpau (amplop warna merah). Media besar meliput berbagai seremoni seperti penyerahan keranjang tradisonal ala Cina menjadi program televisi yang menyedot banyak perhatian masyarakat. Media tour dilakukan dengan mengunjungi masyarakat Cina serta para tokoh Chinatown.

Pesan kunci berupa “Chinatown adalah tujuan wisata teraman” mendorong berbagai tur wisata belanja, kuliner serta tamasya karena berbagai pemberitaan positif tentang Chinatown. Media gathering dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana mereka bisa terlibat dalam perhelatan di Chinatown. 20 program wisata lewat promosi direct-mailing dan siaran pers telah mampu menggairahkan kembali bisnis usaha perjalanan wisata. Penyelenggaraan acara kuliner berjudul “Taste of Chinatown” selama bukan April hingga Oktober 2005 bertujuan mendorong para wisatawan untuk mencoba 60 restoran yang berpartispasi dengan menawarkan berbagai hidangan terbaik cukup dengan membayar $1 dan $2 per piring.

Apakah semua kegiatan public relations yang dilakukan berdampak pada Chinatown ? Hasilnya memang diluar dugaan, sejak awal kampanye pada tahun 2004 pengunjung Chinatown meningkat drastis terutama berdampak langsung pada bisnis restoran dan toko-toko yang berada di wilayah Chinatown. Kualitas serta kuantitas peliputan media berdampak langsung pada pertumbuhan bisnis yang signifikan, produk perjalanan wisata yang tinggi serta segala bentuk keterlibatan masyarakat telah berdampak positif dan akan terus berdampak pada masa depan Chinatown. Chinatown Information Center dikunjungi oleh 5000 orang per minggu, Situs www.explorechinatown.com mendapat kunjungan sebanyak 20.000 per bulan dan mencapai 50.000 per bulan pada setiap kegiatan penting seperti “Taste of Chinatown” di bulan Oktober 2004. Tahun Baru Imlek di bulan Januari 2005, pengunjung membludak hingga 150.000 orang pada saat parade berlangsung di Tahun Baru Imlek 2004 dan meningkat pada para tahun 2005 hingga mencapai 350.000 pengunjung.

Tahun Baru Imlek di Chinatown New York mendapat liputan dari 300 media cetak dan online, lebih dari 50 program acara TV nasional hingga mencakup jangkauan 56 juta penonton. Berbagai angle pemberitaan yang cukup hingar bingar memenuhi berbagai media Amerika dari mulai wawancara, cerita dan liputan tentang barongsay, tradisi Cina, toko-toko serta restoran yang tersebar di setiap sudut Chinatown. Dalam 2 minggu sejak  peluncuran program produk wisata, bisnis lokal menerima banyak pemesanan. Berbagai biro perjalanan wisata menyatakan komitmen untuk memasukkan Chinatown di tur mereka yang akan datang.  Wisata Kuliner “Taste of Chinatown” sukses dan mendapat sambutan yang luar biasa, masyarakat meminta acara kuliner ini dilakukan setiap tahun. Berkat keberhasilan Chinatown New York maka Chinatown London diminta untuk menggunakan merek Explore Chinatown untuk membantu strategi untuk mempromosikan Chinatown London.

Bagaimanakah dengan Kota Tua Jakarta ? Pekerjaan Public Relations akan banyak membantu menghidupkan kembali kejayaan Kota Tua sebagai obyek wisata menarik di Kota Jakarta.

Setujukah anda ?


Advertisements
05
Jan
10

Bagaimana mereposisi merek Longwood University ?

Petenis terkenal dunia Andre Agassi pernah berkata, “Image” adalah segalanya. Terlihat seperti sebuah slogan iklan memang namun Agassi ada benarnya bahwa citra yang baik akan menuntun sebuah institusi menuju tingkat tertinggi dalam dunia pendidikan. Artikel ini membahas bagaimana kesuksesan Longwood University mereposisi mereknya.

Terlebih dahulu Longwood University membutuhkan gambaran terbaru dari calon mahasiswa, orang tua, alumni, fakultas, para staf, tokoh masyarakat dan pejabat pemerintah. Untuk mereposisi mereknya Longwood butuh membangun hubungan dengan masyarakat dan kampanye pemasaran. Untuk melengkapinya terlebih dahulu dilakukan riset kuantitatif dan kualitatif sebelum mengembangkan rencana komprehensif, mengeksekusi kampanye seperti pengembangan logo baru, situs Web dan desain, iklan di beberapa media termasuk radio dan outdoor serta kegiatan media relations.Hasilnya Longwood telah melihat peningkatan yang signifikan pada kegiatan tour campus, kenaikan jumlah aplikan dan peningkatan kunjungan di Web.

Dahulu Longwood University adalah sebuah universitas negeri kecil terletak  di Central Virginia, Amerika Serikat. Awal muasalnya adalah perguruan tinggi khusus perempuan, sekarang Longwood menawarkan lebih dari 100 jurusan program, S1 dan pascasarjana yang terdiri dari Arts & Sciences, Business & Economics dan Education & Human Service. Di Virginia, Longwood telah mempelopori standar pendidikan baru, termasuk mewajibkan siswa praktek kerja atau magang dan diarahkan bidang studi yang dipilih serta minat/bakat. Longwood saat ini adalah satu-satunya universitas di seluruh Amerika yang memiliki program Master of Business Administration  in Retail Management. Kampus Longwood telah mengalami banyak perubahan, lebih indah, lebih luas, menciptakan ruang hijau baru dan tempat yang nyaman buat mahasiwa berkumpul, dibangun fasilitas baru pusat kegiatan seni hingga tempat rekreasi baru serta pusat kebugaran. Pada tahun 2007, program olah raga atletik, Lancers mampu selesaikan serah terima kegiatan ke NCAA Divisi I, organisasi tertinggi olahraga di perguruan tinggi.

Meskipun begitu banyak prestasi dan kemajuan yang dilakukan namun Longwood University memiliki masalah dengan pencitraan. Calon siswa dan orang tua menilai bahwa lulusan Longwood University kalah bersaing dengan lulusan universitas negeri lain. Imej universitas terpuruk meski dilakukan berbagai upaya seperti peningkatan kualitas lulusan agar bisa bersaing.

Bagaimana upaya Longwood University mereposisi mereknya ?

Dengan menggunakan basis penelitian pemasaran dan public relations, Longwood University memperbarui mereknya, mengubah persepsi pasar hingga ber-impact meningkatkan jumlah pendaftar. Mendefinisi ulang merek Longwood mulai dengan program penelitian yang luas (menggunakan metoda penelitian kuantitatif dan kualitatif), dirancang dengan melibatkan para para stakeholder dan mengidentifikasi strengths, weaknesses, challenges dan opportunities universitas. Program ini mencakup 22 focus group discussion di Virginia (dengan calon mahasiswa prospektif, alumni, fakultas, staf, dan para atlet),  interview lewat telepon dan online (dengan calon siswa dan orangtua mereka, alumni dan mahasiswa saat ini), dan 1on 1 interview (dengan staf, pelatih atletik, wakil pemerintah, masyarakat dan bisnis influencer).

Dari hasil survei dihasilkan berbagai temuan yang menunjukkan kekuatan Longwood : lebih dari 85% mahasiswa Longwood akan merekomendasikan universitasnya untuk temannya dan mahasiswa memuji pendidikan yang sangat baik karena jumlah mahasiswa sedikt dalam satu kelas serta komitmen pengajarnya yang tinggi.  Hasil riset juga mengungkapkan bahwa birokrasi di Longwood tidak complicated, kampus yang aman dan hubungan yang erat antar mahasiwa. Sebaliknya, penelitian ini menemukan fakta bahwa Longwood tidak berkarakter yang dianggap paling penting ketika memilih perguruan tinggi, seperti reputasi akademik yang kuat dan program akademik yang spesifik. Ini memiliki dampak negatif pada upaya penerimaan universitas.

Kampanye pemasaran Longwood memilih tema  “Discover the Power in You”  (Temukan kekuatan dalam diri Anda), yang muncul begitu saja dari hasil penelitian, ini mencerminkan kekuatan yang dimiliki Longwood. Longwood fokus dengan memperluasan pasar di daerah Virginia. Tujuan jangka pendeknya adalah untuk meningkatkan pendaftar yang menginginkan apa yang ditawarkan Longwood “sebuah kampus kecil di kota kecil namun memiliki fakultas banyak yang didedikasikan untuk mahasiswanya”, memberi kesempatan untuk melihat “dunia nyata”, pengalaman yang berharga sebelum menuju dunia kerja dan sebuah komunitas yang sedang berkembang.

Kegiatan besar Longwood adalah memperkenalkan tema utama kampanye “Discover the Power in You” kepada media, termasuk program penerimaan mahasiswa, situs Web dan iklan radio. Kegiatan ini untuk meningkatkan awareness Longwood University kepada calon siswa dan orang tua di daerah Virginia, meningkatkan jumlah calon mahasiswa yang apply melalui website Longwood yang tahun lalu berjumlah  30 persen dari total pendaftar, meningkatkan lalu lintas pengunjung ke kampus yang tahun lalu sebesar 15 persen, meningkatkan aplikasi mahasiswa baru yang tahun lalu sebesar 10 persen.

Logo Lancer baru ini merupakan bagian

dari rencana pemasaran baru yang komprehensif


Berbagai kegiatan promosi dilakukan :

  1. Penerimaan mahasiswa baru melalui website www.whylongwood.com, adalah “microsite” pertama yang dilakukan ke dalam layanan sebuah universitas di Virginia. Microsite diluar website resmi rupanya cukup efektif dan felksibel untuk berkomunikasi dengan pesan-pesan kunci kepada khalayak sasaran tertentu.  Situs resmi www.longwood.edu sangat cocok jika berkomunikasi langsung dengan siswa sekolah menengah dan dirancang sedemikian rupa untuk berkomunikasi langsung kepada mereka dengan bentuk tampilan dan nuansa yang disesuaikan. Microsite www.whyLongwood.com memenangkan Excellence Award di bulan Januari 2006 dari Council for Advancement and Support of Education dan video profile Longwood University memenangkan penghargaan Grand Award pada Februari 2007.
  2. Mendesain berbagai kegiatan kampanye yang sesuai dengan tema “Discover the Power in You” dan key message yang tepat, merevisi prosedur penerimaan, campus opens/tours dan training. Desain dan sistem penerimaan Longwood meraih beberapa penghargaan dari Virginia PRSA Award.
  3. Mengembangkan kegiatan komunikasi lewat radio, cetak hingga billboard dan konsisten pada tema “Discover the Power in You”. Iklan dilakukan untuk menyasar calon mahasiswa dan orang prospektif untuk mengunjungi website www.whylongwood.com dan mengunjungi Longwood Opens House. Iklan radio longwood bahkan meraih Gold Award dari Admission Marketing dua tahun berturut-turut.
  4. Kegiatan media relations gencar dilakukan.
  5. Kegiatan olah raga atletik Lancers didesain ulang untuk membangun kebanggan pada Longwood.
  6. Longwood membangun program pascasarjana melalui pendekatan dan strategi baru.

Apakah Longwood University berhasil dalam mereposisi mereknya ?

Longwood University telah berubah menjadi universitas kelas dunia dan berhasil  masuk dalam America’s Best Colleges 2006 menurut versi US News & World Report di peringkat  #11 dan peringkat #1 universitas negeri di wilayah selatan untuk gelar master. Terjadi peningkatan kunjungan ke www.WhyLongwood.com hingga 185%, peningkatan jumlah pengunjung pada musim panas ke kampus hingga 32%, peningkatan penerimaan aplikasi hingga 14%, peningkatan hingga double digit dibanding universitas negeri sekolah di tahun 2006.

Dengan strategi barunya, secara nasional USA Today menempatkani Longwood University  sebagai salah satu dari 20 college dan universitas di Amerika yang mampu mendorong keberhasilan mahasiswa. Pembedaan ini didasarkan pada sebuah survei dalam National Survey of Student Engagement dari tahun 2000 hingga 2006. Apa yang membuat Longwood tersebut berbeda, para peneliti mengatakan bahwa faktor-faktor seperti kualitas akademik mahasiswa sangat diperhitungkan, institusi telah melahirkan lulusan di atas rata-rata dan melakukan pekerjaan luar biasa dengan melibatkan mahasiswa dalam tumbuh kembangnya pendidikan mereka. Institusi ini berhasil berbagi dengan mahasiswanya, teguh, fokus pada proses pembelajaran mahasiswa serta menciptakan lingkungan yang membantu keberhasilan mahasiswa.

Inginkah Institusi anda berhasil mereposisi mereknya seperti yang dilakukan Longwood University ?  Saya percaya anda pasti bisa.

Selamat bekerja !