Archive for January, 2011

16
Jan
11

Sekali lagi : Jangan abaikan kekuatan social media. Gerakan aksi sosialmu seperti #Berbagi

Gerakan Sosial “Berbagi” yang digawangi oleh sahabat saya Ina Madjidhan awalnya sebuah gerakan kecil bernama “Nasiku Nasimu” sebuah usaha untuk membagikan nasi ke kantong-kantong miskin di Jakarta. Bulan Mei 2010 gerakan yang bernama “Nasiku Nasimu” dimulai. Gerakan Nasiku Nasimu ini dilakukan setiap Jumat oleh segelintir Ibu-ibu rumah tangga yang sangat melek internet karena mereka berkomunikasi lewat internet. Kala itu gerakan ini telah mampu membagikan 18.000 bungkus nasi ke seluruh wilayah miskin. Kala itu Ina mengajak banyak pihak untuk mulai terlibat baik secara fisik membagikan langsung maupun menyumbangkan sedikit dananya sebesar Rp.7000/bungkus nasi. Hanya dengan kekuatan social media, Ina berhasil membuat gerakan yang maha dasyat. Subhanallah! Seorang Ina Madjidhan yang dulu saya kenal sebagai seorang yang hedonist sekarang sudah mampu membuat gerakan ini. Entah kenapa tiba-tiba gerakan “Nasiku Nasimu” ini berubah menjadi #Berbagi, sebuah gerakan yang lebih dari sekedar membagikan nasi bungkus.

 

 

 

 

 

Saya segera membuat wawancara khusus dengan Ina sahabat yang sudah lama tidak saya jumpai tapi masih sering berkomunikasi lewat social media. #BERBAGI diawali dari satu peristiwa yang tidak menyenangkan dalam hidupnya, perasaan tidak mampu membahagiakan orang yang memiliki arti dalam hidupnya, dan Ina benar-benar berdoa pada Allah “Jika hamba tidak bisa membahagiakan orang yang memiliki arti dalam hidup hamba, maka izinkanlah hamba membahagiakan orang lain agar hamba memiliki arti bagi orang tersebut.” Petunjuk-petunjuk Allah mengalir begitu saja, Inna diarahkan untuk bersedekah nasi bungkus, dengan niat mau mulai membagikan hari Jumat, rabu malam itu Ina mengawalinya dengan broadcast keinginanya lewat blackberry, siapa tau ada teman yang mau titip nasi bungkus seharga Rp. 7000. Terkumpul 750 Nasi bungkus di hari Jum’at pertama itu. Hingga hari ini hampir 18.000 Nasi Bungkus didistribusikan di Kalimantan, Jawa, Sumatera. Lebih dari Rp.30 juta dana kesehatan, lebih dari Rp.20 juta dana bantuan pendidikan untuk anak-anak keluarga miskin, lebih dari Rp. 100 juta bantuan di daerah-daerah bencana. Lebih dari 50 orang relawan tergerak untuk melakukan aksi #BERBAGI untuk komunitas di sekitar mereka. Semua hal di atas merupakan gerakan spontan, tidak di rencanakan tetapi alhamdulillah bisa teratur dalam pelaksanaannya. Tidaklah mudah menggerakkan hati teman-teman tetapi dengan kecanggihan teknologi social media, multiple tweets, scheduled tweets, multiple accounts with different social media. Sosialisasi #Berbagi menjadi sedikit dimudahkan.

 

“Cita-citaku hanya satu, agar anakku bisa menjalani hidup di lingkungan yang penuh kasih dan kepedulian pada sesama. Agar ia tidak pernah merasa sendirian disaat dunia kecilnya seolah runtuh. TUHAN sudah berikan syurga dunia, kita mengejar syurga akhirat, mengapa? Mengapa tidak menikmati ke dua syurga itu? Mengapa membuat suatu pemikiran ‘Dunia tempat kita menjalani ujian, syurgalah imbalan kelulusan kita ?’ Di dalam otak picik ku ini, syurgaku ada di dunia tempatku #Berbagi, dan syurga akhiratku akan lebih indah, karena dipenuhi dengan teman-teman #Berbagi ”, katanya mengakhiri wawancara singkat kami.

Lewat akun twitternya @inagibol, Ina tanpa lelah mengajak semua orang terlibat, tanpa bosan dan rasa capek setiap saat mengerakan hati banyak orang untuk terlibat dalam gerakan ini. Hingga kini @inagibol telah mampu memiliki follower hingga 2.076 dan men-tweet 32.723 pesan yang kebanyakan isinya anjuran dan ajakan untuk berbagi kepada lingkungan sekitarnya. Setiap kegiatan dilaporkan lewat facebook, Tweetpic atau memasukannya ke blognya : http://berbagi-itu-nikmat.blogspot.com. Dan kini Gerakan #Berbagi telah beranak menjadi puluhan gerakan #Berbagi lain.

Lewat social media #BERBAGI telah mendapat banyak sambutan dari berbagai kota di seluruh Indonesia. Lewat social media yang dilakukan di rumah dan di setiap perjalanannya, Ina terus mengerakan sendi-sendi sosial yang umumnya dimiliki oleh hati orang Indonesia. Semangat berbaginya terasa merasuki tulang saya. Sebuah akunnya Ina pernah menulisnya seperti ini : “Jadikan setiap sendi tubuhmu memberikan manfaat untuk orang-orang di sekitarmu, jadikan setiap detik terlewati mengukir kebahagiaan dengan #Berbagi “. Dan hingga kini gerakan ini terus menggurita. Semua karena kekuatan teknologi dan kekuatan yang bernama social media.

Selamat berbagi, kawan! Lakukan mulai dari hal terkecil untuk lingkunganmu sekarang seperti Ina sahabat saya.

Advertisements
02
Jan
11

2010 in review

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads This blog is on fire!.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 5,800 times in 2010. That’s about 14 full 747s.

In 2010, there were 36 new posts, growing the total archive of this blog to 50 posts. There were 456 pictures uploaded, taking up a total of 34mb. That’s about 1 pictures per day.

The busiest day of the year was October 3rd with 186 views. The most popular post that day was Melihat Wajah ‘Asli’ Indonesia lewat Film Badik Titipan Ayah.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were facebook.com, kaskus.us, dating-online2u.blogspot.com, healthfitnesstherapy.com, and liputan-terkini.co.cc.

Some visitors came searching, mostly for salad, film badik titipan ayah, badik titipan ayah, bakpau ping ping, and mak rasida.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Melihat Wajah ‘Asli’ Indonesia lewat Film Badik Titipan Ayah October 2010
7 comments

2

Sinema 20 Wajah Indonesia dari Bakpao Ping-ping kita belajar cinta tanah air October 2010
2 comments

3

Tentang Indonesia Malaysia : Mengganti tindakan “Ganyang Malingsia” dengan cara Elegan August 2010
3 comments and 1 Like on WordPress.com,

4

Fenomena Midnight Sale August 2010
1 comment

5

MAK RASIDA, tentang benturan budaya October 2010
1 comment and 1 Like on WordPress.com,