03
Jun
12

Semangat Aku Bisa, kampanye menularkan semangat yang sama

Pernah terfikirkah oleh kita bahwa kadang kita takut untuk mencoba sesuatu, padahal mustinya kita bisa melakukannya. Keyakinan dan tekad untuk bisa melakukannya memang ada dalam diri sendiri. Dan keyakinan itu harus didorong oleh diri kita sendiri. Ketidakyakinan itu bukan hanya milik kita tapi milik banyak orang termasuk anak-anak dari keluarga prasejahtera dan kaum marjinal. Mereka lebih percaya dengan mengemis, mengamen dan mencopet adalah cara untuk bertahan hidup dan berjuang di tengah kerasnya kota.

Rendahnya Human Development Index (HDI) Indonesia atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sampai saat ini, HDI Indonesia masih tertinggal jauh dibandingkan negara lain. Berdasarkan data terkait HDI yang baru-baru ini disampaikan oleh Menteri Negara Pemberdayaan Wanita dan Perlindungan Anak Indonesia,  HDI Indonesia masih berada pada urutan ke-111 dari 177 negara di dunia. Data yang dilansir oleh Biro Pusat Statistik DKI Jakarta pada September 2011 menyebutkan bahwa terdapat 355.000 atau 3,64 persen penduduk prasejahtera di Jakarta, sebagian besar adalah  anak-anak usia sekolah usia 10-24 tahun.

Mengapa mereka memilih tetap menjalani profesinya sebagai tukang  ngamen, pengemis bahkan pencopet dan tidak memilih bersekolah padahal rumah belajar gratis bertebaran di seluruh antero Jakarta ?  Dari hasil riset diperoleh fakta ada 3 alasan mengapa mereka tidak mau bersekolah : pertama mereka tidak menganggap penting bersekolah, kedua mereka lebih suka untuk mencari nafkah untuk sekedar bertahan hidup dan ketiga mereka tidak yakin dengan bersekolah bisa mengubah nasib mereka.

 

Buku Motivasi Aku Bisa

Lahirnya buku tersebut untuk menjawab kebutuhan tersebut. Anak-anak terutama anak-anak dari keluarga prasejahtera harus dimotivasi agar mereka bisa merubah kehidupannya tentunya dengan tekad dan keinginan yang besar. Aku Bisa ! sebuah ajakan bahwa kita mampu menjadi apapun yang kita inginkan. Dikemas dengan bahasa ringan Bergambar, buku Aku Bisa ini berisi kisah-kisah pengalaman para tokoh-tokoh dunia, diantaranya Steve Job pendiri Apple Inc, Thomas Alva Edison penemu telepon , George Lucas kreator Film Star Wars, Lionel Messi pesepak bola dunia, Valentino Rossi pembalap dunia MotoGP dan masih banyak cerita tokoh – tokoh inspiratif lainnya yang sarat akan pesan membangun. Buku yang dilengkapi dengan ilustrasi menarik bagaimana para pesohor ini yang dahulu bukan siapa-siapa, mereka punya banyak kekurangan namun mampu mengalahkah diri sendiri dan menjadi seseorang seperti sekarang ini. Semua itu dilakukan dengan semangat yang sama yaitu Aku Bisa!

Menampilkan 30 kisah sukses pesohor dunia, diharapkankan buku ini bisa memotivasi anak-anak kaum marjinal untuk keluar dari lingkungannya dan menjadi sesseorang yang jauh lebih baik. Cetakan pertama sebanyak 1.000 eksemplar akan dibagikan gratis kepada anak-anak jalanan dan keluarga prasejahtera dan dijual untuk umum yang 100% hasil penjualannya akan diserahkan kepada Rumah belajar TBIG di daerah Manggarai, Jakarta Pusat.

Sadar  bahwa tidak mudah mengajak anak-anak ini bergabung di Rumah Belajar yang diprakarsainya, mendorong Wiyanna Zarwin yang memang hobi menulis, desain dan travelling melahirkan buku, Aku Bisa! Dia berharap karyanya bukan saja akan memotivasi anak-anak tersebut untuk kembali ke bangku sekolah namun memotivasi banyak orang untuk bertekad dalam semangat yang sama yaitu Semangat Aku Bisa!

Kampanye Semangat Aku Bisa

Dalam rangka peluncuran buku Aku Bisa ke pasaran, pada tanggal 10 Juni 2012 jam 06.30 pagi akan diselenggarakan sebuah kampanye Semangat Aku Bisa dengan melibatkan 200 orang untuk terlibatkan menularkan semangat yang sama pada acara Car Free Day. Kegiatan berupa Fun Run & Fun Bike yang akan melibatkan anak-anak putus sekolah, komunitas pelari, komunitas pesepeda, Yayasan Cinta Anak Bangsa serta fans dan follower @semangatakubisa.

Dimulai dari Senayan Driving Range mengambil rute jalan Sudirman, Bunderan HI dan kembali ke Senayan Driving Range. Selesai acara Fun Run & Fun Bike akan dilanjutkan dengan Bergembira Bersama di parkiran Senayan Driving Range untuk melihat penampilan berbagai kreasi anak-anak putus sekolah, pengumpulan tanda tangan dukungan Semangat Aku Bisa dan penyerahan bantuan 500 buah buku Aku Bisa dan tas sekolah kepada anak-anak tidak mampu melalui Kementrian Sosial RI.

Mari dukung kegiatan ini untuk menularkan semangat yang sama.

Advertisements

1 Response to “Semangat Aku Bisa, kampanye menularkan semangat yang sama”


  1. February 28, 2013 at 7:51 am

    Thanks for one’s marvelous posting! I really enjoyed reading it, you might be a great author. I will make sure to bookmark your blog and may come back someday. I want to encourage continue your great posts, have a nice holiday weekend!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: